Penelitian ini menganalisis peran kegiatan apel pagi dalam membangun karakter disiplin siswa kelas tinggi di MI Miftahul Ulum. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan pengumpulan data triangulasi (observasi partisipan, wawancara, serta studi dokumentasi), penelitian ini menunjukkan bagaimana apel pagi berfungsi sebagai alat pembiasaan terstruktur yang efektif. Analisis menggunakan model Miles dan Huberman mengungkap internalisasi nilai yang komprehensif melalui kerangka teori karakter Lickona. Siswa mengembangkan pemahaman moral tentang pentingnya disiplin, komitmen emosional terhadap nilai-nilai kedisiplinan, dan manifestasi perilaku konsisten yang terbawa dalam pembelajaran kelas. Faktor pendukung kunci meliputi keteladanan guru, konsistensi pelaksanaan, dan integrasi spiritual selama apel Jumat. Temuan ini menawarkan model yang dapat direplikasi untuk pengembangan pendidikan karakter di sekolah dasar, menunjukkan bagaimana rutinitas harian terstruktur dapat secara sistematis menumbuhkan nilai-nilai kedisiplinan.
Copyrights © 2026