Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan hasil implementasi metode inquiry terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas IV SDN Mojoruntut II dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis pre eksperimen dan desain one shot case study. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 16 siswa kelas IV. Implementasi dilakukan dengan menggunakan metode inquiry pada materi perubahan wujud benda, khususnya konsep pembekuan, melalui tahapan yang terdapat dalam metode inquiry seperti orientasi, perumusan masalah, perumusan hipotesis, pengumpulan data, pengujian hipotesis, dan penarikan kesimpulan. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah dengan posttest yang kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai posttest siswa mencapai 93,75 dan sebagian besar siswa memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM), yang menunjukkan bahwa implementasi metode inquiry efektif dalam mendukung peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa pada tingkat yang tinggi. Namun, karena desain penelitian tidak menyertakan pretest maupun kelompok kontrol, penelitian ini tidak dapat memberikan kesimpulan yang berhubungan dengan pengaruh metode inquiry terhadap kemampuan siswa dalam pemecahan masalah.
Copyrights © 2026