Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana metode inquiry digunakan untuk meningkatkan pembelajaran ilmu sosial tentang bentang alam dan keragaman budaya Indonesia bagi siswa kelas IV di SDN Mojoruntut II. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan desain pra-eksperimental yaitu one shot case study. Dengan menggunakan teknik sampel lengkap, 16 siswa dipilih sebagai subjek penelitian. Tes dengan instrumen berupa lembar penilaian aktivitas belajar siswa digunakan sebagai bagian dari metode pengumpulan data. Uji validitas, reliabilitas, normalitas, dan hipotesis dilakukan. Uji hipotesis menggunakan Uji one sample T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data terdistribusi normal dan setiap instrumen dianggap valid dan reliabel. Uji hipotesis menghasilkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,615 > 0,05, yang menunjukkan bahwa H₀ diterima dan Hₐ ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang nyata antara rata-rata aktivitas belajar siswa dan nilai referensi yang ditetapkan setelah penerapan pendekatan inquiry. Secara deskriptif, penggunaan pendekatan inquiry mampu mendorong partisipasi aktif siswa dalam proses pendidikan. Dengan demikian, meskipun diperlukan lebih banyak penelitian dengan desain eksperimental yang lebih kuat, teknik inquiry berpotensi untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa.
Copyrights © 2026