Mahasiswa keperawatan sering kali belum sepenuhnya siap menghadapi pasien dengan gangguan jiwa saat menjalani praktik klinik keperawatan jiwa. Tingkat kecemasan mahasiswa dalam menghadapi pasien gangguan jiwa menunjukkan variasi yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dan kesiapan mahasiswa keperawatan dalam menghadapi pasien gangguan jiwa di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 61 mahasiswa keperawatan yang dipilih menggunakan teknik convenience sampling. Pengumpulan data dilakukan pada periode Juni–Agustus 2024 dengan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami kecemasan pada tingkat sedang (70,5%) dan lebih dari setengah responden menyatakan kurang siap menghadapi pasien gangguan jiwa (65,4%). Analisis menggunakan uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara tingkat kecemasan dan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi pasien gangguan jiwa (p = 0,040). Data tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kecemasan dengan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi pasien gangguan jiwa.
Copyrights © 2026