Riset ini bertujuan menganalisis dampak kompensasi dan kompetensi kerja terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada Lembaga Amil Zakat Nasional Inisiatif Zakat Indonesia. Kompensasi dan kompetensi kerja diposisikan sebagai variabel independen, kinerja karyawan sebagai variabel dependen, serta kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Riset mengaplikasikan pendekatan kuantitatif asosiatif. Data dihimpuan memakai kuesioner terhadap 140 pekerja dan di teliti mengaplikasikan metode SEM SmartPLS. Hasil analisis memperlihatkan bahwasannya kompensasi dan kompetensi kerja berdampak positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, masing-masing dengan koefisien 0,521 dan 0,534. Selain itu, kompensasi dan kompetensi kerja juga berdampak positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan koefisien 0,201 dan 0,169. Kepuasan kerja terbukti punya dampak paling kuat terhadap kinerja karyawan dengan koefisien 0,626. Pengetestan efek tidak langsung mengonfirmasi bahwasannya kepuasan kerja memediasi koneksi antara kompensasi dan kinerja karyawan serta antara kompetensi kerja dan kinerja karyawan. Hasil ini memperlihatkan bahwasannya kompensasi yang adil dan peningkatan kompetensi kerja berperan krusial dalam menumbuhkan kepuasan kerja dan kinerja karyawan. Kontribusi studi ini adalah memberikan wawasan bagi organisasi untuk meningkatkan kinerja karyawan dengan fokus pada kompensasi yang adil, pengembangan kompetensi kerja, dan peningkatan kepuasan kerja.
Copyrights © 2026