Latar Belakang: Metformin merupakan terapi lini pertama pada diabetes melitus tipe 2 dan diketahui memiliki efek samping gastrointestinal. Database FDA Adverse Event Reporting System (FAERS) dapat digunakan untuk mendeteksi sinyal farmakovigilans. Tujuan: Menganalisis hubungan antara penggunaan metformin dan kejadian efek samping gastrointestinal berdasarkan database FAERS. Metode: Studi observasional retrospektif menggunakan data FAERS kuartal pertama tahun 2025. Efek samping gastrointestinal didefinisikan sebagai laporan dengan Preferred Term (PT): nausea, vomiting, dan diarrhoea. Analisis dilakukan menggunakan metode disproporsionalitas melalui perhitungan Reporting Odds Ratio (ROR) dengan uji chi-square menggunakan aplikasi Uji Statistik. Hasil: Dari 2.008.162 laporan yang dianalisis, diperoleh nilai ROR sebesar 0,376 (IK95%: 0,371–0,382; p < 0,001). Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara metformin dan laporan efek samping gastrointestinal dalam database FAERS, dengan keterbatasan inheren sistem pelaporan spontan.
Copyrights © 2026