Pulau Jawa secara geografis terdiri dari pantai, rawa-rawa, dataran rendah, pegunungan serta sanitasi lingkungan yang buruk dengan banyaknya empang-empang dan saluran pembuangan yang tidak terawat, sehingga menyebabkan penyebaran penyakit malaria cukup tinggi. masalahnya bagaimana keterkaitan kondisi lingkungan di pulau Jawa masa pendudukan Jepang dengan penyebaran penyakit malaria berdampak terhadap masyarakat, dan peran sanitasi lingkungan sebagai upaya pemberantasan. Kajian ini bertujuan menganalisis sejauh mana pengaruh lingkungan terhadap penyebaran penyakit malaria di pulau Jawa, termasuk dampak masyarakat, serta upaya pemberantasan melalui sanitasi lingkungan. Metode sejarah digunakan dengan heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi, dengan sumber primer majalah Djawa Baroe dan surat kabar Asia Raja terbitan 1942-1945. Temuan studi ini bahwa kondisi lingkungan yang buruk mempengaruhi pada penyebaran penyakit malaria di Pulau Jawa, yang menyebabkan gangguan produktivitas masyarakat hingga kematian. Strategi pemberantasan melibatkan sanitasi lingkungan seperti mengadakan pekan pembersihan empang-empang serta penyuluhan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Pemberian pil kina juga menjadi strategi pengobatan penyakit ini.
Copyrights © 2026