Jurnal Penelitian
Vol 6 No 1 (2009): Volume 6 Nomor 1 2009

PENGGUNAAN HADIS DALAM TAFSIR AL-QUR’AN MENURUT MINARDI MURSYID

Mohammad Hasan Bisyri (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2009

Abstract

Penelitian ini mengkaji metode penafsiran al-Qur’an yang digunakan oleh Minardi dan pandangannya terhadap penggunaan hadis dalam penafsiran al-Qur’an, serta kaitannya dengan kaum Qur’aniyyun. Secara metodologis model penafsiran al-Qur’an Minardi mendekati model tafsir maudlu’i tetapi mempunyai perbedaan dengan tafsir maudlu’i pada umumnya. Ada tiga prinsip yang dipegang yaitu kesempurnaan Al-Qur’an, pendekatan kebahasaan (Arab), dan takwil. Kronologi turunnya ayat (sabab nuzul), hadis nabi serta riwayat para sahabat, naskh dan takhsis tidak digunakan. Al-Qur’an hanya ditafsirkan dengan ayat al-Qur’an lainnya, selebihnya ia menggunakan akal dan ilmu pengetahuan kontemporer. Hadis hanya diakui jika sejalan dengan al-Qur’an, sehingga ia tidak merujuk langsung kepada hadis. Metode penafsirannya tersebut dapat dikatakan ia menolak penggunaan hadis sebagai hukum. Hal ini memiliki kesamaan dengan pemikiran kaum Qur’aniyyin (Ingkar sunnah), meskipun ia tidak mengutip pendapat-pendapat mereka.

Copyrights © 2009






Journal Info

Abbrev

Penelitian

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Social Sciences

Description

Aim Jurnal Penelitian is a peer-reviewed journal dedicated to publishing high-quality research on various aspects of religiosity, Islam, and culture in Indonesia. As a predominantly Muslim country, Indonesia is home to a diverse range of local cultures. Islam, which originated outside of Indonesia, ...