Jurnal Penelitian
Vol 6 No 1 (2009): Volume 6 Nomor 1 2009

PSIKOLOGI AGAMA DALAM PERSPEKTIF EPISTEMOLOGI BAYANI, BURHANI DAN IRFANI

Maghfur Ahmad (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2009

Abstract

Fokus kajian ini mengeksplorasi landasan epistemologis psikologi agama sebagai disiplin ilmu. Apakah psikologi agama memenuhi kualifikasi ontologis, epistemologi dan aksiologis. Bagaimana disiplin psikologi agama jika dikaji melalui epistemologi bayani, burhani dan irfani yang berkembang dalam khazanah keislaman. Hasil riset pustaka ini menunjukkan bahwa psikologi agama yang mempelajari manusia dengan penyingkap rentang kehidupan manusia dari pranatal (sebelum lahir) hingga pascakematian, baik fisik maupun metafisik (nonfisik) tidak cukup jika sumber pengetahuan yang digunakan hanya dari indra yang beroperasi pada wilayah empiris. Psikologi agama membutuhkan intuisi sebagai landasan dan sumber ilmu, selain indra dan akal. Ketiga sumber ilmu tersebut sangat dibutuhkan karena, mempelajari manusia dalam perspektif agama, tidak bisa dilepaskan dari elemen-elemen dan subtansi manusia, termasuk siapa pencipta manusia. Disiplin ini membutuhkan integrasi sumber, pengalaman dan metode yang mengabungkan dengan kekuatan indra, akal dan intuisi, sebab itu, ia mengenal metode ilmiah dalam tiga bentuk, metode observasi (tajribi), metode logis atau demonstratif (burhani); dan metode intuitif (irfani), yang masing-masing bersumber pada indra, akal, dan hati.

Copyrights © 2009






Journal Info

Abbrev

Penelitian

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Social Sciences

Description

Aim Jurnal Penelitian is a peer-reviewed journal dedicated to publishing high-quality research on various aspects of religiosity, Islam, and culture in Indonesia. As a predominantly Muslim country, Indonesia is home to a diverse range of local cultures. Islam, which originated outside of Indonesia, ...