Tujuan dalam penelitian ini untuk menganalisis implementasi Program Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak di Desa Bhakti Idaman, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan metode empiris dengan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi yang melibatkan kader Posyandu, petugas kesehatan, aparat pemerintah desa, dan masyarakat. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program telah berjalan cukup baik dan sesuai dengan tujuan kebijakan, terutama dalam pemantauan pertumbuhan balita, imunisasi, pemeriksaan kehamilan, dan penyuluhan kesehatan. Program ini meningkatkan akses layanan kesehatan dasar dan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan ibu dan anak, meskipun masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana, fluktuasi partisipasi masyarakat, kapasitas kader yang belum merata, serta kendala geografis dan aksesibilitas. Keberhasilan program dipengaruhi oleh dukungan pemerintah desa, kinerja kader, peran petugas kesehatan, dan partisipasi masyarakat, sehingga penguatan fasilitas, peningkatan kapasitas kader, dan strategi sosialisasi yang lebih efektif diperlukan untuk mengoptimalkan program.
Copyrights © 2026