Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan di Wisata Sumber Koso, Desa Girikerto, Kabupaten Ngawi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, serta pengukuran tingkat partisipasi menggunakan skala Likert terhadap lima kelompok responden, yaitu Dinas Pariwisata, pengelola wisata, pedagang, wisatawan, dan masyarakat sekitar. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat terwujud dalam lima bentuk, yaitu partisipasi pikiran, tenaga, keahlian, barang, dan uang. Tingkat partisipasi masyarakat berada pada kategori sangat tinggi dengan persentase 84–89%. Indikator tertinggi meliputi keterlibatan dalam menjaga kualitas lingkungan, kepatuhan terhadap aturan, dan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan Wisata Sumber Koso telah mencapai tahap kemitraan aktif (partnership) dengan rasa kepemilikan yang kuat terhadap kelestarian sumber mata air sebagai aset jangka panjang. Penelitian ini menegaskan pentingnya partisipasi multidimensi masyarakat dalam mendukung keberlanjutan destinasi wisata berbasis komunitas.
Copyrights © 2026