Keberhasilan dakwah tidak hanya ditentukan pesan, namun juga dapat dipengaruhi kredibiltas dai yang menyampaikan. Selain fokus membangun pesan dakwah yang sesuai, dai juga harus mampu menumbuhkan kepercayaan dalam diri mad‘ū kepada dai. Kajian ini, bertujuan untuk mendeskripsikan kredibilitas seorang komunikator melalui pengalaman Ustaz Fadlan Garamatan ketika berdakwah di daerah pedalaman Papua seperti Wamena, suatu wilayah kampung dengan panah beracun dan suku Asmat. Dalam dakwahnya, Ustaz Fadlan menghadapi banyak dinamika terkait kepercayaan mad‘ū terhadapnya. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, dengan metode analisis data model Miles and Huberman. Hasil kajian menunjukkan bahwa mad‘ū dari daerah pedalaman memandang Ustaz Fadlan memiliki kredibilitas berupa keahlian atau otoritas dalam mengajarkan taharah, menguasai ilmu agama, dan mampu menghadirkan perbaikan bagi mad‘ū. Ia juga memiliki kredibiltas kepercayaan dan character karena mampu menampilkan ketulusan dan kebaikan hati dalam dakwahnya di pedalaman Papua.
Copyrights © 2026