Literatur penulisan deskripsi masih terbilang sedikit. Seandainyapun ada, kebanyakan ditujukan untuk pelajaran sekolah dasar. Pada pelatihan penulisan deskripsi, seringkali dihadirkan sebuah objek yang bisa diamati, kemudian siswa diminta untuk membuat tulisan deskripsi sesuai pemahamannya masing-masing. Siswa seringkali kesulitan dikarenakan masih miskin kosa kata deskripsi. Padahal di Indonesia ada banyak penulis deskripsi yang terselip dalam penulisan kisah atau narasi. Salah satu penulis deskripsi tersebut adalah HAMKA. Beliau dikenal sebagai mubaligh yang terkenal sekaligus penulis novel dakwah yang produktif. Artikel ini melakukan kajian penulisan deskripsi pada novel dakwah HAMKA yang berjudul Di Bawah Lindungan Ka'bah dengan tujuan mendapatkan uraian bagaimana bentuk tulisan deskripsi yang dilakukan HAMKA. Kajian menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif yang tidak semata mengkaji arti teks secara eksplisit tetapi juga makna di balik teks. Hasil penelitian menunjukan bahwa HAMKA menggunakan deskripsi peristiwa, tokoh, percakapan, perilaku, tempat, benda dan perasaan dalam novelnya tersebut.
Copyrights © 2026