Penelitian ini mengkaji pembentukan rasa tanggung jawab anak melalui aktivitas mencuci peralatan makan di RA Al-Hidayah UIN Walisongo Semarang dengan perspektif teori sosial emosional. Aktivitas ini dipilih karena melibatkan partisipasi aktif anak dalam tugas yang memerlukan kemandirian, kedisiplinan, dan kesadaran akan kewajiban, yang mendukung perkembangan keterampilan hidup. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan 20 anak usia 5-6 tahun sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang dianalisis secara tematik dengan triangulasi untuk validitas. Video dokumentasi merekam aktivitas mencuci bekal anak, mencatat interaksi sosial, partisipasi, dan perubahan perilaku, memberikan bukti empiris kontribusi kegiatan terhadap pembentukan rasa tanggung jawab. Temuan menunjukkan bahwa kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan hidup, tetapi juga menanamkan rasa tanggung jawab secara bertahap, dengan peran guru yang berpengaruh. Penelitian ini menggabungkan pendekatan praktis dan sosial emosional dalam pengembangan karakter anak usia dini, memberikan kontribusi penting dalam memahami efektivitas kegiatan yang melibatkan tanggung jawab pribadi sejak usia dini.
Copyrights © 2026