Perkembangan emosi pada peserta didik sekolah dasar merupakan aspek fundamental yang berpengaruh terhadap proses pembelajaran dan kualitas interaksi sosial. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi emosional siswa kelas V SD Negeri 29 OKU melalui pengembangan kemampuan komunikasi empatik dan manajemen emosi berbasis Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan multi-metode yang meliputi survei awal untuk mengidentifikasi kondisi emosional siswa, penyuluhan dan edukasi literasi emosional, kampanye kreatif melalui pembuatan poster dan slogan dwibahasa, serta pelatihan keterampilan sosial yang menekankan perilaku yang tepat dan tidak tepat dalam berinteraksi. Hasil pelaksanaan program menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik mengalami kesulitan dalam mengendalikan emosi, khususnya pada situasi yang memicu tekanan emosional. Emosi negatif seperti kemarahan dan kekecewaan cenderung diekspresikan melalui perilaku impulsif, antara lain penggunaan bahasa yang kurang santun, tindakan fisik, dan penarikan diri dari lingkungan sosial. Setelah pelaksanaan program, siswa menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap konsep literasi emosional serta kemampuan menerapkan strategi komunikasi empatik dan pengelolaan emosi secara lebih positif. Dengan demikian, program ini berkontribusi dalam mendukung penguatan karakter dan keterampilan sosial siswa sekolah dasar
Copyrights © 2026