Bencana Hidrometeorologi di Kabupaten Jember mulai September 2024 – Februari 2025 terjadi sebanyak 4 kali kejadian dengan jenis banjir. Dampak yang diakibatkan oleh bencana tersebut pada aspek kesehatan setelah terjadinya bencana biasanya diare dan gatal-gatal. Penelitian ini memiliki tujuan: 1) mengeksplorasi strategi BPBD Kabupaten Jember dalam penanggulangan bencana hidrometeorologi dan upaya pencegahan angka kesakitan akibat bencana, dan 2) mengidentifikasi tantangan-tantangan yang dihadapi dalam upaya penanggulangan bencana Hidrometeorologi di Kabupaten Jember. Metode dalam penelitian ini adalah riset kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Jumlah partisipan dalam penelitian sebanyak tujuh (7) partisipan. Partisipan dalam penelitian ini adalah petugas BPBD Kabupaten Jember dalam bidang pencegahan dan kesiapsiagaan bencana. Proses pengambilan data dilakukan dengan teknik fokus grup diskusi. Analisis data dilakukan dengan cara analisis tematik. Hasil dalam penelitian ini yang menjawab terkait strategi BPBD dalam penanggulangan bencana dan upaya pencegahan angka kesakitan akibat bencana adalah: 1) kajian risiko bencana (KRB) bersama pihak terkait, 2) posko hidrometeorologi, 3) kaji cepat masalah yang terjadi saat bencana, 4) mendirikan posko pengungsian untuk pemenuhan kebutuhan dasar, 5) kerjasama dengan OPD terkait untuk mendirikan dapur umum, 6) melakukan pencarian pertolongan dan evakuasi (PPE), 7) melakukan JITU PASNA, 8) pembuatan dokumen rencana pemulihan, rehabilitasi dan rekonstuksi. Tantangan dalam penanggulangan bencana meliputi: 1) kurangnya kesadaran masyarakat, 2) peralihan fungsi dan peruntukan lahan.
Copyrights © 2025