Kejenuhan belajar mahasiswa dalam pembelajaran Kajian Puisi merupakan permasalahan empiris yang ditandai oleh rendahnya keterlibatan belajar dan kelelahan emosional, sebagaimana teridentifikasi dalam studi pendahuluan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji kelayakan dan efektivitas model pembelajaran Psycho-Poetic Inquiry berbasis regulasi emosi dalam mengatasi kejenuhan belajar mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan dengan mengacu pada kerangka ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi, serta diuji menggunakan desain satu kelompok prates dan pascates. Instrumen kejenuhan belajar diadaptasi dari Maslach Burnout Inventory Student Survey, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa model pembelajaran dinyatakan sangat valid oleh ahli materi dan ahli psikologi pendidikan. Hasil uji statistik menunjukkan adanya penurunan tingkat kejenuhan belajar mahasiswa secara signifikan setelah penerapan model pembelajaran dengan nilai p < 0,05. Keunikan model ini terletak pada integrasi regulasi emosi melalui teknik reframing emosi dalam proses inkuiri dan analisis teks puisi. Temuan ini menunjukkan bahwa model Psycho-Poetic Inquiry layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran Kajian Puisi di perguruan tinggi, khususnya pada lembaga pendidikan tenaga kependidikan.
Copyrights © 2026