Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS MAKHLUK SUPERIOR (NAGA) DALAM LEGENDA DANAU KEMBAR (KAJIAN SEMIOTIKA ROLAND BARTHES; DUA PERTANDAAN JADI MITOS) Prina Yelly
Jurnal Serunai Bahasa Indonesia Vol 16, No 2 (2019): JURNAL SERUNAI BAHASA INDONESIA (2019)
Publisher : STKIP Budidaya Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.858 KB) | DOI: 10.37755/jsbi.v16i2.200

Abstract

Kajian Semiotika Roland Barthes; dua pertandaan jadi mitos, dikaji dalam analisis legenda Danau Kembar. Legenda Danau Kembar menceritakan tentang pertarungan antara naga dan kakek (Inyiak). Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah metode deskriptif analisis. Objek yang dikaji adalah analisis legenda Danau Kembar semiotika Roland Barthes, yaitu berupa makna denotasi, makna konotasi, dan mitos.
Pengembangan Model Psycho-Poetic Inquiry Berbasis Regulasi Emosi untuk Mengurangi Kejenuhan Belajar Mahasiswa PBSI Prina Yelly; Neviyarni S.; Iqbal Nuari
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i3.6742

Abstract

Kejenuhan belajar mahasiswa dalam pembelajaran Kajian Puisi merupakan permasalahan empiris yang ditandai oleh rendahnya keterlibatan belajar dan kelelahan emosional, sebagaimana teridentifikasi dalam studi pendahuluan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji kelayakan dan efektivitas model pembelajaran Psycho-Poetic Inquiry berbasis regulasi emosi dalam mengatasi kejenuhan belajar mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan dengan mengacu pada kerangka ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi, serta diuji menggunakan desain satu kelompok prates dan pascates. Instrumen kejenuhan belajar diadaptasi dari Maslach Burnout Inventory Student Survey, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa model pembelajaran dinyatakan sangat valid oleh ahli materi dan ahli psikologi pendidikan. Hasil uji statistik menunjukkan adanya penurunan tingkat kejenuhan belajar mahasiswa secara signifikan setelah penerapan model pembelajaran dengan nilai p < 0,05. Keunikan model ini terletak pada integrasi regulasi emosi melalui teknik reframing emosi dalam proses inkuiri dan analisis teks puisi. Temuan ini menunjukkan bahwa model Psycho-Poetic Inquiry layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran Kajian Puisi di perguruan tinggi, khususnya pada lembaga pendidikan tenaga kependidikan.
EVALUASI IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA PADA TATA NASKAH DINAS PEMERINTAH DAERAH MELALUI MODEL CIPP Prina Yelly; Ambiyar; Fahmi Rizal
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i3.6744

Abstract

Implementasi kebijakan penggunaan bahasa Indonesia dalam tata naskah dinas pemerintah daerah merupakan aspek penting dalam menjamin kejelasan hukum, akuntabilitas administrasi, dan kualitas komunikasi publik. Namun, hasil penelusuran awal terhadap dokumen resmi yang dipublikasikan secara daring menunjukkan masih ditemukannya ketidakkonsistenan penerapan kaidah kebahasaan, khususnya pada aspek ejaan, diksi, dan struktur kalimat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi kebijakan penggunaan bahasa Indonesia pada tata naskah dinas pemerintah daerah melalui Model CIPP yang mencakup dimensi context, input, process, dan product. Penelitian ini menggunakan pendekatan evaluatif dengan sumber data berupa dokumen naskah dinas resmi yang dipublikasikan secara daring dalam rentang waktu tertentu. Analisis dilakukan dengan membandingkan kondisi ideal kebijakan kebahasaan berdasarkan regulasi nasional dengan kondisi aktual yang tercermin dalam dokumen, menggunakan rubrik penilaian kebahasaan terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan bahasa Indonesia berada pada kategori cukup efektif, yang ditandai oleh kesenjangan pada tingkat sedang, dengan kelemahan utama terletak pada aspek process dan product, terutama terkait mekanisme verifikasi kebahasaan dan konsistensi penerapan kaidah bahasa. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan Model CIPP dalam evaluasi kebijakan bahasa berbasis dokumen autentik digital. Temuan penelitian ini berimplikasi pada perlunya penguatan pengendalian mutu kebahasaan secara operasional dalam tata kelola administrasi pemerintahan daerah.