Pada masa sekolah, siswa berada pada usia remaja yang merupakan puncak emosionalitas. Remaja mengalami keadaan psikis yang labil, goncangan emosional, serta sensitif terhadap berbagai peristiwa atau situasi sosial yang dapat menjadikan bermacam-macam karakter. Sedangkan pada satu sisi, remaja sebenarnya sedang berupaya untuk menemukan jati dirinya, namun pengaruh buruk dari lingkungan cenderung menjauhkan mereka dari tertananmnya nilai-nilai integritas kepribadian. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah Peran Guru PAI dalam menghadapi Peran Guru PAI dalam menghadapi Problematika Remaja telah mengalami penguatan yang signifikan sejak tahun 2010. Penguatan ini diwujudkan melalui implementasi berbagai program kagamaan yang terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari siswa di lingkungan sekolah, seperti pembiasaan sholat dhuha, kegiatan membaca Al-Qur'an setiap pagi, serta adanya program tambahan berupa sekolah madrasah.
Copyrights © 2025