Penelitian ini mengkaji praktik pengelolaan dan pelaporan keuangan pada klub/cabang olahraga renang di Kabupaten Garut melalui pendekatan studi kasus. Fokus kajian mencakup struktur pendapatan, pola pengeluaran, akuntansi akuntansi, tingkat transparansi kepada anggota dan pemangku kepentingan, serta pemanfaatan teknologi (aplikasi kas, spreadsheet, dan sistem berbasis cloud) dalam proses akuntansi. Hasil sintesis menunjukkan bahwa pendapatan paling dominan masih bersumber dari iuran anggota dan biaya pelatihan, diikuti dukungan sponsor dan bantuan pemerintah/hibah; sementara pengeluaran terbesar umumnya ditampilkan pada honor pelatih, perawatan fasilitas/kolam, perlengkapan latihan, serta biaya kompetisi. Sebagian besar klub sudah mulai mengadopsi teknologi untuk pembukuan dan pelaporan, namun masih menemui kendala standarisasi laporan, izin kas, dan dokumentasi transaksi. Studi ini merekomendasikan penguatan anggaran berbasis program, prosedur pengendalian internal sederhana, dan penggunaan sistem pelaporan yang lebih konsisten untuk meningkatkan akuntabilitas dan keinginan keuangan klub.
Copyrights © 2026