Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif, dengan menggunakan bentuk penelitian eksperimen. Metode penelitian eksperimen diartikan sebagai metode penelitian yang digunakan untuk mengetahui pengaruh perlakuan tertentu terhadap perlakuan lain dalam kondisi yang dapat dikontrol, dengan cara memberikan perlakuan tertentu pada kelompok eksperimen dan memberikan kelompok kontrol sebagai pembanding. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Mnaisrenggo Klaten. Sampel penelitian ini menggunakan purposive sampling karena diambil dari dua kelas dengan memilih berdasarkan pertimbangan dan memperoleh kelas IXa sebagai kelas eksperimen dan kelas IXb sebagai kelas kontrol karena kedua kelas tersebut hampir sama kualitasnya.. Teknik pengumpulan data menggunakan test dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik statistic t ( Uji-t ).Berdasarkan analisis data dari penelitian dan pengujian hipotesis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran menggunakan aplikasi English Language Speech Assistent (ELSA) Speak berpengaruh terhadap kemampuan berbicara bahasa Inggris. Hasil belajar siswa yang menggunakan pembelajaran berbasis aplikasi English Language Speech Assistent (ELSA) Speak lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional. Peningkatan kemampuan berbicara bahasa Inggris menunjukkan bahwa rata-rata di kelas eksperimen berada pada kategori sedang, sedangkan rata-rata di kelas kontrol berada pada kategori rendah. Hal ini juga ditunjukkan dari hasil uji t posttest siswa dengan diperoleh nilai posttest Sig. (2-tailed) lebih besar dari nilai alpha penelitian, sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 penelitian ini ditolak dan H1 diterima. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penggunaan aplikasi English Language Speech Assistent (ELSA) Speak untuk pengajaran kemampuan berbicara bahasa Inggris dalam mata pelajaran Bahasa Inggris kelas sembilan di SMP Negeri 3 Manisrenggo, Klaten efektif.
Copyrights © 2025