Bimbingan konseling Islami merupakan proses bantuan sistematis yang berbasis nilai-nilai Islam untuk membantu siswa mengenal diri, mengatasi persoalan hidup, dan mengoptimalkan potensi melalui iman dan akhlak. Di SMKN 1 Dlanggu, pendekatan ini diimplementasikan melalui kegiatan ceramah mini sebagai sarana efektif membangun kesadaran spiritual dan moral siswa, khususnya dalam mengatasi kenakalan remaja seperti bolos, pergaulan bebas, dan kurang disiplin. Secara umum, bimbingan konseling meliputi aspek preventif, kuratif, dan pengembangan, dengan fokus pada self-awareness, pengembangan keterampilan psikologis, serta perencanaan masa depan. Dalam kerangka Islami, proses ini menekankan dasar wahyu Al-Qur’an dan Hadis, kesadaran spiritual (taqwa dan iman), integrasi akhlak mulia, pendekatan holistik, serta pencegahan dan pengobatan spiritual. Tujuan utamanya adalah menguatkan hubungan dengan Allah SWT, membentuk karakter akhlak mulia, mencegah perilaku menyimpang, mengatasi masalah pribadi-sosial, mengembangkan potensi seimbang, memperkuat kesejahteraan mental-emosional, dan membangun kesadaran sosial harmonis. Faktor pendukung meliputi dukungan kepala sekolah dan guru, antusiasme siswa, kerja sama dengan tokoh agama, serta fasilitas sekolah. Sementara faktor penghambat mencakup keterbatasan waktu, minimnya kompetensi konselor, kurang disiplin siswa, dan metode ceramah yang monoton. Keterkaitan ceramah mini dengan pengendalian kenakalan remaja di SMKN 1 Dlanggu menekankan integrasi dalam agenda sekolah, pemilihan topik relevan, pelibatan aktif siswa, dan inovasi metode interaktif untuk meningkatkan efektivitas pembinaan karakter Islami secara menyeluruh. Pendekatan ini tidak hanya menyelesaikan masalah perilaku, tetapi juga membangun keutuhan spiritual dan moral siswa kejuruan
Copyrights © 2026