Pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa, seperti pemecahan masalah, berpikir kreatif, dan minat belajar, masih menjadi tantangan utama dalam pembelajaran matematika. Model Creative Problem Solving (CPS) dan penggunaan GeoGebra sebagai perangkat lunak matematika dinamis telah banyak diteliti secara terpisah, namun kajian yang mengintegrasikan keduanya secara sistematis masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis karakteristik serta dampak integrasi GeoGebra dalam model CPS pada pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA. Artikel diperoleh melalui pencarian pada basis data Google Scholar dan diseleksi melalui tahap identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi. Sebanyak 10 artikel jurnal nasional terbitan tahun 2018–2025 dipilih sebagai sumber data. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi GeoGebra dalam CPS dominan diterapkan pada jenjang pendidikan menengah dengan fokus utama pada materi geometri dan fungsi. GeoGebra dimanfaatkan sebagai media visualisasi dan eksplorasi interaktif yang mendukung tahap klarifikasi masalah, pengungkapan ide, evaluasi, dan implementasi dalam CPS. Dari sisi dampak pembelajaran, CPS berbantuan GeoGebra secara konsisten meningkatkan kemampuan kognitif siswa, meliputi pemecahan masalah, berpikir kreatif, generalisasi, berpikir kritis, komunikasi matematis, dan pemahaman konsep. Dampak terhadap kemampuan afektif, seperti minat belajar, aktivitas belajar, dan daya juang siswa, juga teridentifikasi meskipun masih terbatas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi GeoGebra dalam CPS berpotensi kuat untuk dikembangkan lebih lanjut, khususnya pada materi non-visual dan jenjang sekolah dasar.
Copyrights © 2025