Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh penggunaan media GeoGebra terhadap kemampuan berpikir spasial siswa kelas IX SMPN1 Kotabumi pada materi translasi. Permasalahan utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya kemampuan visualisasi siswa, di mana hasil observasi awal menunjukkan hanya 30% siswa yag mampu menentukan koordinat trasnlasi dengan akurat. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen semu (nonequivalent control group design). Sampel penelitian ini terdiri dari 50 siswa yang terbagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelas eksperimen 25 siswa denganbantuan GeoGebra dan kelas kontrol 25 siswaa melalui pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui instrumen tes esai yang mencakup lima indikator kemampuan spasial. Setelah data terkonfirmasi berdistribusi normal dan homogen, analisis hipotesis dilakukan menggunakan uji t-independen. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada capaian belajar kedua kelompok, di mana rata-rata skor N-Gain kelas eksperimen (0,246) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (0,152). Temuan ini memperkuat penolakan hipotesis nol ) dan menegaskan bahwa integrasi GeoGebra memberikan dampak positif yang nyata. Sifat visual perangkat lunak yang dinamis mampu menjembatani hubungan antara aturan simbolik dan representasi visual secara konkret. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa GeoGebra merupakan media pembelajaran yang efektif untuk mengasah kemampuan berpikir spasial siswa dalam pendidikan matematika.
Copyrights © 2025