Perkembangan motorik kasar anak usia dini sering kali belum optimal karena kurangnya stimulasi edukatif yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan Footprints terhadap keterampilan motorik kasar anak usia 5–6 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental model pretest-posttest. Sampel terdiri dari 18 anak yang dipilih secara purposive dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu eksperimen dan kontrol, masing-masing sembilan anak. Kelompok eksperimen diberikan permainan Footprints, sedangkan kelompok kontrol melakukan aktivitas berjalan di papan titian selama enam pertemuan. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil analisis yang menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,008 < 0,05, sehingga permainan Footprints terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan keterampilan motorik kasar anak. Kebaruan penelitian ini terletak pada modifikasi permainan Footprints melalui penerapan pola gerak progresif dan pendekatan multisensorik yang mengintegrasikan stimulasi visual, instruksi verbal, serta musik bertempo, sehingga memberikan alternatif stimulasi motorik kasar yang lebih terstruktur, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik pembelajaran anak usia dini.
Copyrights © 2025