Asesmen yang tepat merupakan elemen penting dalam pembelajaran anak usia dini, khususnya untuk mengukur kemampuan memecahkan masalah anak melalui kegiatan bermain. Namun, praktik asesmen di lapangan masih di dominasi penilaian sumatif dan belum terdapat instrument yang terstandar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan guru TK terhadap pengembangan instrument asesmen kemampuan memecahkan masalah anak usia dini. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan melibatkan 21 guru dari 10 TK di Kabupaten Kediri. Pengumpulan data melalui survey dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah penyajian data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki persepsi positif terhadap pentingnya keterampilan memecahkan masalah dan sering memberikan stimuasi melalui pembelajaran berbasis proyek namun belum didukung oleh instrument yang valid dan terstandar. Guru membutuhkan instrumen asesmen yang autentik, berbasis kinerja, mudah diterapkan saat bermain, serta dilengkapi indikator perilaku yang jelas. Temuan ini menjadi dasar pengembangan buku pedoman asesmen pemecahan masalah (ASPA).
Copyrights © 2026