Kebijakan alih status Taman Kanak-kanak (TK) swasta menjadi TK negeri merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat tata kelola dan pemerataan layanan pendidikan anak usia dini. Namun, perubahan status kelembagaan tersebut tidak serta-merta diikuti oleh kesiapan manajerial dan sumber daya manusia di tingkat satuan pendidikan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan strategi pengelolaan lembaga pasca alih status TK swasta menjadi TK negeri di TK negeri 14 Kota Samarinda. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan partisipan kepala sekolah, guru, pengawas sekolah, dan orang tua murid. Data di analisis secara interaktif menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Alih status TK Tunas Harapan Loa Janan menjadi TK Negeri 14 Samarinda merupakan langkah strategis pemerintah yang berdampak positif pada tata kelola, mutu layanan PAUD, dan kepercayaan masyarakat. Meski menghadapi tantangan dalam sarana, status guru, dan adaptasi manajemen, pendampingan kepala sekolah dan pengawas membantu proses transisi berjalan bertahap dan mendapat respon positif dari orang tua.
Copyrights © 2026