Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan pengaruh strategi process oriented errorneous terhadap kemampuan retensi; (2) perbedaan pengaruh strategi process oriented error terhadap kemampuan transfer; (3) perbedaan pengaruh strategi process oriented error terhadap cognitive load. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen. Penelitian ini menggunakan materi persaman kuadrat dan menggunakan uji ancova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Tidak terdapat perbedaan pengaruh strategi process-oriented errorneous worked example dalam pembelajaran persamaan kuadrat terhadap kemampuan retensi peserta didik, (2) Terdapat perbedaan pengaruh strategi process-oriented errorneous worked example dalam pembelajaran persamaan kuadrat terhadap kemampuan transfer peserta didik, (3) Tidak terdapat perbedaan pengaruh strategi process-oriented errorneous worked example dalam pembelajaran persamaan kuadrat terhadap kemampuan cognitive load peserta didik selama tes kemampuan retensi, (4) Tidak terdapat perbedaan pengaruh strategi process-oriented errorneous worked example dalam pembelajaran persamaan kuadrat terhadap kemampuan cognitive load peserta didik selama tes kemampuan transfer.
Copyrights © 2025