Penyakit diare merupakan penyakit yang paling sering terjadi pada anak balita dengan disertai muntah dan mencret, penyakit diare apabila tidak segera diberi pertolongan pada anak dapat mengakibatkan dehidrasi. Timbulnya penyakit diare dapat dipengaruhi oleh tingkat kepadatan lalat. Dampak diare adalah dehidrasi ringan hingga berat, sepsis, infeksi berat yang bisa menyebar ke organ lain dan malnutrisi terutama pada anak dengan usia kurang dari 5 tahun, yang dapat mengakibatkan menurunnya kekebalan tubuh anak. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan tingkat kepadatan lalat kejadian diare pada balita di Wilayah Kerja UPT. Puskesmas Air Tiris. Desain penelitian ini adalah menggunakan metode cross sectional. Kesimpulan terdapat 47 (54,0%) responden memiliki tingkat kepadatan lalat yang rendah dan 46 (52,9%) responden yang mengalami kejadian diare. Diharapkan kepada masyarakat agar dapat menciptakan lingkungan yang sehat bagi balita seperti agar terhindar dari vektor penyebab penyakit dan untuk mencegah terjadinya diare pada balita.
Copyrights © 2025