Pendataan tingkat kemiskinan warga masih banyak dilakukan secara manual sehingga menimbulkan ketidakakuratan dan potensi subjektivitas dalam penentuan kategori kesejahteraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Aplikasi Klasifikasi Tingkat Kemiskinan Warga Berbasis K-Means yang mampu mengelompokkan warga secara otomatis berdasarkan pendapatan, pengeluaran, dan jumlah aset. Algoritma K-Means digunakan untuk melakukan proses clustering dan menghasilkan tiga kategori tingkat kemiskinan, yaitu Sangat Miskin, Rentan Miskin, dan Mampu. Metode penelitian meliputi identifikasi masalah, pengumpulan data, perancangan sistem, implementasi, dan evaluasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi dapat memproses data secara cepat, memberikan hasil klasifikasi yang konsisten, serta meningkatkan objektivitas dibandingkan penilaian manual. Aplikasi ini diharapkan dapat membantu proses pendataan sosial ekonomi warga menjadi lebih akurat dan terstruktur, serta dapat menjadi dasar bagi pengembangan sistem analisis data pada penelitian selanjutnya.
Copyrights © 2025