Era Society 5.0 menempatkan manusia sebagai pusat perkembangan teknologi, sehingga pendidikan dituntut tidak hanya adaptif terhadap kemajuan digital, tetapi juga mampu mempertahankan nilai-nilai kemanusiaan. Pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam merespons tantangan tersebut melalui pengembangan paradigma yang mengintegrasikan humanisme dan nilai-nilai keislaman dalam pembentukan sumber daya manusia (SDM) unggul. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji paradigma pendidikan Islam di era Society 5.0 dengan menekankan integrasi humanisme sebagai pendekatan dalam pengembangan SDM yang berdaya saing dan berkarakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan terhadap berbagai sumber primer dan sekunder yang relevan, meliputi literatur tentang pendidikan Islam, humanisme, dan konsep Society 5.0. Hasil kajian menunjukkan bahwa paradigma pendidikan Islam humanis menempatkan peserta didik sebagai subjek pendidikan yang memiliki potensi fitrah yang harus dikembangkan secara holistik, mencakup aspek intelektual, spiritual, moral, dan sosial. Integrasi humanisme dalam pendidikan Islam mendorong pemanfaatan teknologi secara etis dan bertanggung jawab, serta memperkuat pembentukan karakter dan literasi digital Islami. Dengan demikian, pendidikan Islam di era Society 5.0 berkontribusi signifikan dalam mencetak SDM unggul yang adaptif terhadap perubahan global, berintegritas, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman
Copyrights © 2025