Adolescent delinquency at the senior high school level remains a persistent issue requiring a professional response through Guidance and Counseling services. This study aims to analyze the efforts of guidance counselors in addressing juvenile delinquency through preventive, corrective, and collaborative service approaches. The research employs a qualitative method with a literature review, examining scholarly articles, books, educational regulations, and professional publications related to counseling interventions for problematic student behavior. The findings indicate that the effectiveness of counselor interventions is influenced by the quality of basic services, individual counseling, cooperation with homeroom teachers and parents, and the school’s ability to build a supportive educational climate. Scientifically, this article contributes by presenting a comprehensive synthesis of recent research findings regarding the role of guidance and counseling teachers in addressing juvenile delinquency. This can serve as a conceptual and practical foundation for developing guidance and counseling service programs at the high school level.ABSTRAK Kenakalan remaja di tingkat sekolah menengah atas tetap menjadi masalah yang persisten dan memerlukan tanggapan profesional melalui layanan Bimbingan dan Konseling. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya konselor bimbingan dalam menangani kenakalan remaja melalui pendekatan layanan preventif, korektif, dan kolaboratif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tinjauan literatur, menganalisis artikel ilmiah, buku, peraturan pendidikan, dan publikasi profesional yang berkaitan dengan intervensi konseling untuk perilaku siswa yang bermasalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas intervensi konselor dipengaruhi oleh kualitas layanan dasar, konseling individu, kerja sama dengan guru kelas dan orang tua, serta kemampuan sekolah dalam membangun iklim pendidikan yang mendukung. Secara ilmiah, artikel ini berkontribusi dengan menyajikan sintesis komprehensif dari temuan penelitian terbaru mengenai peran guru bimbingan dan konseling dalam menangani kenakalan remaja. Hal ini dapat menjadi landasan konseptual dan praktis untuk mengembangkan program layanan bimbingan dan konseling di tingkat sekolah menengah atas.
Copyrights © 2026