Penelitian ini menguji efektivitas arang tempurung kelapa (Cocos nucifera) dan arang tempurung kemiri (Aleurites moluccana) sebagai bahan alami untuk menurunkan kadar zat besi (Fe) dalam air bersih. Penelitian ini menggunakan metode biofilter dengan tiga variasi waktu kontak: 2 jam, 2,5 jam, dan 3 jam, dengan menggunakan 120 gram arang dan 1 liter air untuk setiap perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arang tempurung kelapa tidak berhasil menurunkan kadar zat besi, sehingga malah mengakibatkan meningkatnya konsentrasi Fe. Sebaliknya, arang kulit kemiri tidak menunjukkan pengurangan yang signifikan, hanya menstabilkan kadar Fe di seluruh perlakuan. Data laboratorium menunjukkan konsentrasi besi awal sebesar 0,186 mg/L, yang berfluktuasi setelah pengolahan, dengan peningkatan tertinggi pada waktu kontak tertentu. Meskipun demikian, penelitian menunjukkan bahwa arang tempurung kelapa memiliki potensi sebagai biofilter alami untuk menurunkan kadar zat besi dalam air bersih bila digunakan dengan waktu kontak yang tepat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan solusi alternatif, alami, dan berkelanjutan untuk pengolahan air.
Copyrights © 2026