atar belakang: Menyusui adalah proses yang alami. Akan tetapi, keberhasilan menyusui secara optimal memerlukan pemahaman ibu mengenai ASI dan cara menyusui yang benar. Kesulitan dan masalah dalam menyusui umum dialami, khususnya oleh ibu post partum primipara. Tantangan yang sering muncul meliputi produksi ASI yang tidak lancar, nyeri atau luka pada puting, dan bayi menjadi rewel karena kesulitan menyusui dengan efektif. Pijat marmet adalah serangkaian gerakan tangan yang dirancang untuk merangsang refleks let-down (pengeluaran ASI) dan memfasilitasi drainase payudara. Tujuan: Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik pijat marmet terhadap peningkatan produksi ASI ibu post partum primipara yang mengalami gangguan menyusui tidak efektif. Metode: Studi kasus ini mengunakan metode deskritif. Sampel diambil pada pasien yang mengalami gangguan menyusui tidak efektif dan dikelolah selama 4 kali kunjungan 3 kali implementasi dengan pemberian tindakan keperawatan berupa teknik pijat marmet dan dilakukan 2 kali /hari selama 15-30 menit. Pengumpulan data mengunakan buku status, wawancara, observasi, dan metode proses keperawatan. Bahan yang digunakan yaitu gelas/botol bersih untuk menampung ASI. Hasil: Terdapat perubahan setelah dilakukan teknik pijat marmet selama 3 hari pada respoden, dari yang ASI tidak keluar pada hari pertama menjadi ASI keluar namun belum lancar. hasil yang didapatkan menunjukan bahwa terjadi perubahan yang ingin dicapai menjadi menyusui tidak efektif teratasi. Kesimpulan dan saran: Teknik pijat marmet efektif untuk dilakukan pada ibu yang mengalami gangguan menyusui tidak efektif untuk peningkatan produksi ASI
Copyrights © 2026