Limbah cair yang dihasilkan dari proses pembuatan tahu mengandung bahan organik tinggi yang dapat meningkatkan nilai Chemical Oxygen Demand (COD) sehingga mencemari lingkungan perairan. Salah satu upaya pengolahan limbah secara alami adalah fitoremediasi menggunakan tanaman air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas tanaman kangkung air (Ipomoea aquatica) dalam menurunkan kadar COD pada limbah cair pabrik tahu Ayula Tilango Kabupaten Bone Bolango. Jenis penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan rancangan One Group Pretest–Posttest Design menggunakan variasi jumlah rumpun tanaman sebanyak 10, 15, dan 20 rumpun, masing-masing dengan tiga kali replikasi dan waktu kontak selama 1×24 jam. Parameter yang diamati meliputi suhu, pH, dan kadar COD sebelum serta sesudah perlakuan. Analisis data menggunakan One-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman kangkung air belum efektif menurunkan kadar COD. Nilai signifikansi uji ANOVA sebesar p = 0,823 (p > 0,05) menunjukkan tidak terdapat perbedaan antarperlakuan. Faktor penyebab antara lain pH limbah yang tinggi (9,42), waktu kontak singkat (1 hari), dan pembusukan tanaman akibat kepadatan biomassa. Kesimpulannya, kangkung air belum mampu menurunkan kadar COD secara signifikan. Disarankan penelitian selanjutnya memperpanjang waktu kontak dan menambah parameter pendukung.
Copyrights © 2026