Abstrak: Volume sampah rumah tangga yang terus meningkat berdampak pada kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian berfokus pemberdayaan masyarakat dalam pengolahan sampah rumah tangga melalui komposter-bin. Mitra dalam kegiatan pengabdian yakni organisasi TSAK yang bergerak dibidang mitigasi bencana yang beranggotakan 25 orang. Metode yang digunakan yakni partisipatoris dengan tahapan sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan, dan monitoring lanjutan. Evaluasi keberhasilan kegiatan menggunakan instrumen pre-test dan post-test untuk mengukur keberhasilan kegiatan mengenai pengetahuan, pemahaman, motivasi, dan penggunaan komposter-bin. Hasil kegiatan terjadinya perubahan pada mitra dalam pengolahan sampah rumah tangga yang ditunjukkan melalui penurunan angka “ketidaktahuan pengolahan sampah” dari 85% menjadi 15%. Sedangkan untuk “pemahaman pengolahan sampah melalui komposter-bin” meningkat menjadi 100% dari semula 85%. Aspek “motivasi pengolahan sampah mandiri” meningkat menjadi 100% dari sebelumnya 10%, dan aspek “keberlanjutan penggunaan komposter-bin” naik menjadi 90% dari 10%. Perubahan kondisi mitra menjadi pedoman keberhasilan kegiatan pengabdian dalam pengolahan sampah rumah tangga melalui komposter-bin dalam upaya mewujudkan sustainable citis and communities.Abstract: The increasing volume of household waste has an impact on the quality of the environment and public health. The community service activity focused on empowering the community in processing household waste through composter bins. The partner in the community service activity was the TSAK organization, which is engaged in disaster mitigation and has 25 members. The method used is participatory, with stages of socialization, technical training, mentoring, and follow-up monitoring. The evaluation of the success of the activity uses pre-test and post-test instruments to measure the success of the activity in terms of knowledge, understanding, motivation, and use of composter bins. The results of the activity showed a change in the partners' household waste management, as indicated by a decrease in the “lack of knowledge about waste management” from 85% to 15%. Meanwhile, “understanding of waste management through compost bins” increased to 100% from 85%. The aspect of “motivation for independent waste management” increased to 100% from the previous 10%, and the aspect of “sustainability of compost bin use” rose to 90% from 10%. The changes in the partners' conditions serve as a guideline for the success of community service activities in household waste management through compost bins in an effort to create sustainable cities and communities.
Copyrights © 2026