Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENDAMPINGAN KEGIATAN P5 (PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA) TEMA KEARIFAN LOKAL DI SD IT AL FURQAN Suprapti, Wiwik; Karya, Betty; Haryani, Tutik; Apriani, Gradila; Marissa, Novaria
JURNAL BAKTI UPPR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2023): JURNAL BAKTI UPP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54683/jbuppr.v1i2.71

Abstract

Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk pendampingan kegiatan P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila pada tema kearifan lokal dengan diberikannya pelatihan membuat kripik kelakai dan amplang ikan pipih bagi siswa SD IT Al Furqan Palangka Raya. Para peserta terdiri dari siswa kelas IV dan V SD IT Al Furqan, yang total keseluruhan peserta adalah 45 orang siswa. Kegiatan ini dilakukan selama 5 bulan, yang dibagi menjadi beberapa tahan pelaksanaan kegiatan yang diawali dengan observasi, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan didasarkan pada analisis situasi yang didapatkan pada saat obeservasi dan hasil pengamatan di mana sangat banyak potensi sayur kelakai dan ikan pipih yang selama ini hanya dijual mentah saja tanpa melalu pengolahan, wawancara dengan guru SD IT Al Furqan. Dari hasil wawancara dan observasi itulah kegiatan ini dianggap penting untuk dilakukan sebagai salah satu alternatif pemanfaatan potensi sumberdaya dengan cara peningkatan nilai ekonomi suatu barang dan berguna bagi masyarakat pada khususnya dalam implementasi kegiatan P5 di sekolah tema kearifan lokal. Produk yang dihasilkan ini diharapkan bisa menjadi prosuk unggulan sekolah. Tingkat pasrtisipasi peserta sudah baik, sehingga kegiatan yang dijalankan dapat memberikan dampak posistif bagi peserta sasaran. Meningkatnya keterampilan peserta dalam membuat kripik kelakai dan amplang pipih sehingga kedepannya mereka mampu membuat sendiri. Terciptanya produk kripik kelakai dan amplang pipih yang akan dijadikan produk unggulan sekolah.
PENINGKATAN GIZI BALITA MELALUI PEMBERIAN NUGGET KELAKAI Sriyana, Sriyana; Apriani, Gradila; Suprapti, Wiwik; Yustha, Yulia; Martadinata, Roby
JURNAL BAKTI UPPR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2024): JURNAL BAKTI UPP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54683/jbuppr.v2i1.103

Abstract

Kekurangan gizi pada balita akan menyebabkan hilangnya masa hidup sehat pada balita. Dampak yang lebih serius dari kekurangan zat gizi ini adalah terjadinya gizi buruk yang mengakibatkan tingginya angka kesakitan dan kematian. Salah satu upaya peningkatan nilai gizi pada balita yaitu pemberian asupan berupa nugget kelakai (Stenochlaena palutris). Kalakai adalah salah satu sumber daya lahan rawa yang belum dimanfaatkan secara maksimal yang juga merupakan gulma lahan rawa yang berpotensi sebagai sayuran. Kalakai mengandung serat yang tinggi sebesar 24,26% dalam 100 g. Lebih unggul dari sayuran lain dalam hal nilai gizi karena adanya mineral dan protein, selain kandungan serat yang tinggi. Hasil analisis mineral mengungkapkan bahwa jumlah kalsium yang ditemukan di daun lebih besar daripada yang ditemukan di batang. Jumlah kalsium yang terdapat pada daun adalah 182,07 mg per 100 g, sedangkan jumlah zat besi yang terdapat pada daun adalah 291,32 mg per 100 g. Menurut hasil penelitian, konsentrasi vitamin C terbesar ditemukan pada batang (264 mg per 10 g), sedangkan konsentrasi vitamin A tertinggi ditemukan pada daun (26976,29 ppm). Berdasarkan hasil pelaksanaan pengabdian dapat disimpulkan bahwa nugget kalakai merupakan salah satu asupan yang dapat meningkatkan gizi pada balita karena memiliki nilai gizi yang dapat menunjang pertumbuhan dan perkembangan balita.
ASTA CITA HARMONI LINGKUNGAN: PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNTUK MEWUJUDKAN SUSTAINABLE CITIES AND COMMUNITIES BERBASIS KOMPOSTER-BIN Thareq, Subhan Ilham; Dwinanda, Indah Gumilang; Apriani, Gradila; Aprillina, Iin
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.37114

Abstract

Abstrak: Volume sampah rumah tangga yang terus meningkat berdampak pada kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian berfokus pemberdayaan masyarakat dalam pengolahan sampah rumah tangga melalui komposter-bin. Mitra dalam kegiatan pengabdian yakni organisasi TSAK yang bergerak dibidang mitigasi bencana yang beranggotakan 25 orang. Metode yang digunakan yakni partisipatoris dengan tahapan sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan, dan monitoring lanjutan. Evaluasi keberhasilan kegiatan menggunakan instrumen pre-test dan post-test untuk mengukur keberhasilan kegiatan mengenai pengetahuan, pemahaman, motivasi, dan penggunaan komposter-bin. Hasil kegiatan terjadinya perubahan pada mitra dalam pengolahan sampah rumah tangga yang ditunjukkan melalui penurunan angka “ketidaktahuan pengolahan sampah” dari 85% menjadi 15%. Sedangkan untuk “pemahaman pengolahan sampah melalui komposter-bin” meningkat menjadi 100% dari semula 85%. Aspek “motivasi pengolahan sampah mandiri” meningkat menjadi 100% dari sebelumnya 10%, dan aspek “keberlanjutan penggunaan komposter-bin” naik menjadi 90% dari 10%. Perubahan kondisi mitra menjadi pedoman keberhasilan kegiatan pengabdian dalam pengolahan sampah rumah tangga melalui komposter-bin dalam upaya mewujudkan sustainable citis and communities.Abstract: The increasing volume of household waste has an impact on the quality of the environment and public health. The community service activity focused on empowering the community in processing household waste through composter bins. The partner in the community service activity was the TSAK organization, which is engaged in disaster mitigation and has 25 members. The method used is participatory, with stages of socialization, technical training, mentoring, and follow-up monitoring. The evaluation of the success of the activity uses pre-test and post-test instruments to measure the success of the activity in terms of knowledge, understanding, motivation, and use of composter bins. The results of the activity showed a change in the partners' household waste management, as indicated by a decrease in the “lack of knowledge about waste management” from 85% to 15%. Meanwhile, “understanding of waste management through compost bins” increased to 100% from 85%. The aspect of “motivation for independent waste management” increased to 100% from the previous 10%, and the aspect of “sustainability of compost bin use” rose to 90% from 10%. The changes in the partners' conditions serve as a guideline for the success of community service activities in household waste management through compost bins in an effort to create sustainable cities and communities.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Diversifikasi Olahan Ikan Patin untuk Pencegahan Stunting Grestyana, Nadya; Apriani, Gradila; Thareq, Subhan; Aprillina, Iin; Angela, Vivi
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1902

Abstract

Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Provinsi Kalimantan Tengah yang berdasarkan SSGI 2024 berada pada angka 22,1%, melebihi ambang batas WHO sebesar 20%. Kota Palangka Raya mencatat prevalensi stunting sebesar 19,1% dengan Kelurahan Pahandut sebagai salah satu penyumbang kasus tertinggi. Salah satu penyebab stunting adalah rendahnya konsumsi protein hewani pada anak, meskipun wilayah tersebut memiliki potensi sumber protein lokal yang melimpah seperti ikan patin. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi gizi keluarga, meningkatkan konsumsi ikan, serta memberikan keterampilan diversifikasi olahan ikan yang lebih variatif, higienis, dan ramah anak, terutama di wilayah RT 01 Pelabuhan Rambang. Kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan utama: edukasi gizi keluarga, sosialisasi manfaat ikan bagi pertumbuhan anak, dan pelatihan pengolahan pangan berbahan dasar ikan patin dalam bentuk dimsum dan nugget. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Peserta pelatihan terdiri dari 20 ibu rumah tangga dengan rentang usia produktif dan tingkat pendidikan dasar-menengah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan gizi pada peserta sebesar 85% dan peningkatan keterampilan dalam mengolah ikan patin menjadi makanan kekinian yang lebih disukai anak. Respons masyarakat sangat positif, termasuk munculnya minat untuk mengembangkan produk olahan ikan sebagai peluang usaha rumah tangga. Program ini terbukti meningkatkan kesadaran gizi, mendorong pemanfaatan potensi lokal, dan memperkuat kemampuan keluarga dalam menyediakan makanan bergizi sebagai upaya mencegah stunting secara berkelanjutan.