Abstrak: Kualitas air merupakan faktor penting dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat khususnya di wilayah yang masih bergantung pada sumur gali. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dalam melindungi sumber air bersih dari cemaran limbah domestik melalui integrasi rekonstruksi fisik sumur dan penerapan teknologi sederhana berbasis tanah liat aktif Kutai. Kegiatan melibatkan 3 kepala keluarga dengan total 17 orang peserta sebagai mitra yang masih menggunakan sumur gali dan sumur bor dangkal sebagai sumber air bersih. Metode pelaksanaan meliputi tahap pra pelaksanaan, pelaksanaan perlindungan sumur, serta monitoring dan evaluasi kualitas air. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa perlindungan fisik sumur dengan lantai dan dinding kedap air serta pengolahan air menggunakan tanah liat aktif Kutai mampu menurunkan kadar MPN Coliform sebesar 99,93% dan E. coli sebesar 99,94%. Penerapan tanah liat aktif Kutai juga terbukti efektif dalam menurunkan kandungan mikroba patogen. Kegiatan ini meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kualitas air bersih serta menjadi contoh penerapan teknologi tepat guna berbasis bahan lokal yang mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) poin 6 tentang akses air bersih dan sanitasi layak bagi semua.Abstract: Water quality is an important factor in improving public health, especially in areas that still depend on dug wells. This community service activity Empower the community to protect clean water sources from domestic waste contamination through the integration of physical reconstruction of wells and the application of simple technology based on Kutai active clay. The activity involved 3 heads of families with a total of 17 participants as partners, who still use dug wells and shallow bore wells as their source of clean water . The implementation method includes pre-implementation stage, well protection implementation, and water quality monitoring and evaluation. The results of the examination show that physical protection of wells with waterproof floors and walls and water treatment using Kutai active clay can reduce MPN Coliform levels by 99.93% and E. coli by 99.94%. The application of Kutai active clay has also been proven effective in reducing pathogenic microbe content. This activity increases community awareness and participation in maintaining clean water quality and serves as an example of the application of appropriate technology based on local materials that supports the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs) point 6 on access to clean water and proper sanitation for all.
Copyrights © 2026