Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Kelompok Tani Along Karya di Kelurahan Tenda, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam mengolah limbah peternakan menjadi pupuk bokashi yang bernilai guna. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan teori, praktik lapangan pembuatan bokashi menggunakan bahan lokal, serta pendampingan proses fermentasi dan evaluasi hasil. Efektivitas kegiatan diukur melalui pretest dan posttest sebanyak 10 soal terhadap 25 peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan tingkat pengetahuan dari 54,7% menjadi 87,3% setelah pelatihan. Bokashi yang dihasilkan memiliki karakteristik fisik yang baik dengan warna cokelat kehitaman, beraroma tanah segar, dan tidak berbau amonia. Aplikasi bokashi pada lahan jagung menunjukkan perbaikan struktur tanah, peningkatan kelembapan, serta kemudahan pengolahan lahan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kompetensi teknis dan kesadaran ekologis petani dalam menerapkan sistem pertanian terpadu berbasis zero waste farming. Hasil pelatihan diharapkan menjadi dasar bagi pengembangan penelitian terapan dan penerapan teknologi serupa di wilayah lain yang memiliki potensi limbah peternakan tinggi.Abstract: This community service program aimed to enhance the knowledge and practical skills of the Along Karya Farmers Group in Tenda Village, Langke Rembong District, Manggarai Regency, East Nusa Tenggara, in processing livestock waste into valuable bokashi fertilizer. The program was carried out through theoretical training, hands-on field practice using locally available materials, and mentoring throughout the fermentation and evaluation processes. Effectiveness was assessed through pretest and posttest involving 25 participants. The results showed a significant improvement in participants’ knowledge, from 54.7% to 87.3% after the training. The bokashi produced exhibited good physical maturity, characterized by a dark brown color, earthy aroma, and the absence of ammonia odor. Application of bokashi to maize fields improved soil structure, increased soil moisture retention, and enhanced tillage ease. This activity successfully strengthened farmers’ technical competence and ecological awareness in implementing integrated zero-waste farming systems. The outcomes are expected to serve as a foundation for further applied research and the development of similar community-based technologies in other regions with high livestock waste potential.
Copyrights © 2026