Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji efektivitas model pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) berbantuan e-modul berbasis budaya Melayu terhadap kemampuan spasial siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen semu (quasi experimental design) yang melibatkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan model POE berbantuan e-modul dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran dengan model konvensional. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan spasial dalam bentuk soal uraian. Analisis data menggunakan uji independent sample t-test untuk mengetahui perbedaan hasil posttest antara kedua kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai posttest siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan nilai signifikansi 0,001 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran POE berbantuan e-modul berbasis budaya Melayu berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan spasial siswa. Model ini mendorong keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran dan memberikan konteks budaya yang relevan, sehingga mendukung pemahaman konsep spasial secara lebih mendalam. Temuan ini merekomendasikan penggunaan model POE dan e-modul berbasis lokal sebagai alternatif pembelajaran yang inovatif dan kontekstual dalam pembelajaran matematika.
Copyrights © 2026