Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PENGARUH PENERAPAN MODEL MASTERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMPN 10 BATAM TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Ghultom, Kristina; Putra, Jaya Dwi
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2016): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.755 KB) | DOI: 10.33373/pythagoras.v5i1.245

Abstract

Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 10, dengan teknik cluster random sampling diperoleh kelas VII 10 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII 9 sebagai kelas kontrol. Masing-masing kelas terdiri dari 42 siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) pengaruh penerapan Model Mastery Learning terhadap hasil belajar Matematika, 2) pengaruh penerapan pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar Matematika, 3) perbedaan pembelajaran Model Mastery Learning dengan pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar matematika. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes kemampuan awal (pretest) dan tes akhir (posttest) yang sudah diuji tingkat validitas dan relibilitasnya. Metode pengujian hipotesis yang pertama dan kedua digunakan one sample t test terhadap kelas eksperimen dan kelas kontrol. Untuk pengujian hipotesis yang ketiga menggunakan t-test separated varians terhadap rata-rata posttest. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan 1) terdapat pengaruh penerapan Model Mastery Learning terhadap hasil belajar Matematika, 2) terdapat pengaruh penerapan pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar Matematika, 3) terdapat perbedaan pembelajaran Model Mastery Learning dengan pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar matematika.Kata kunci: Eksperimen semu, Mastery Learning, pembelajaran Konvensional, Hasil belajarThis study was a quasi-experiment research. The study population was all students of class VII SMPN 10, with a random cluster sampling technique derived class VII 10 as the experimental group and class VII 9 as a control group. Each class consists of 42 students. This study aims to determine 1) the effect of the application of Model Mastery Learning the learning outcomes of Mathematics, 2) effects of the application of conventional learning to the learning outcomes of Mathematics, 3) learning differences Mastery Learning Model with conventional learning the mathematics learning outcomes. The research instrument used is the initial capability test (pretest) and final test (posttest) already tested the validity and relibilitasnya. method of testing the hypothesis that the first and second use one sample t against an experimental class and control class. For the third hypothesis testing using t-test separated variance on average posttest. Based on the results of the study, it was concluded 1) there is significant effect of Mastery Learning Model through the learning outcomes of Mathematics, 2) there is significant effect of conventional learning to the learning outcomes of Mathematics, 3) there is difference effect of Mastery Learning Model and conventional learning through mathematics learning outcomes. Keywords: Experiment apparent, Mastery Learning, Conventional learning, learning outcomes 
PENGARUH PENERAPAN QUANTUM LEARNING DENGAN MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 BATAM TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Putra, Jaya Dwi; Martini, Juwita
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2015): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.651 KB) | DOI: 10.33373/pythagoras.v4i2.193

Abstract

Berdasarkan observasi, proses pembelajaran matematika di SMP Negeri 1 Batammasih didominasi oleh siswa yang pintar saja sehingga pembelajaran yang berlangsungbelum optimal, hal ini diduga menyebabkan rendahnya hasil belajar matematika siswa.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan Quantum Learningdengan Mind Mappingterhadap hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini merupakanpenelitian eksperimen.Rancangan penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (QuasiExperimental Design), desain penelitian menggunakan model Nonequivalent Posttest onlyGroup Design. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dalam bentuk uraian.Populasipenelitian ini adalah seluruh siswa di SMP Negeri 1 Batam yang mana terdiri dari 9 kelasdengan jumlah siswa 360 orang. Sesuai dengan permasalahan yang ingin diteliti, maka dari 9kelas diperlukan 2 kelas sampel dan didapat kelas VII B sebagai kelas eksperimenmenggunakan model pembelajaran Quantum Learning dengan Mind Mappingdan VII Asebagai kelas kontrol menggunakan model pembelajaran Konvensional. Berdasarkan analisisdata ditemukan (1) Terdapat Pengaruh penerapan Quantum Learning dengan Mind Mappingterhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 1 Batamtahunpelajaran2014/2015; (2) Tidak terdapat pengaruh penerapan pembelajaran konvensional terhadap hasilbelajar matematika siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Batam tahun pelajaran 2014/2015; (3)Terdapat perbedaan penerapan Quantum Learning dengan Mind Mapping dan pembelajarankonvensional terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Batamtahun pelajaran 2014/2015; (4) Pembelajaran Quantum Learning dengan Mind Mapping lebihbaik dari pembelajaran konvensional di SMP Negeri 1 Batam tahun pelajaran 2014/2015.Kata kunci: Quantum Learning, Mind Mapping, Hasil Belajar Siswa
PENGARUH METODE INTERACTIVE CONSEPTUAL INSTRUCTION (ICI) TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP Bonita, Donna; Putra, Jaya Dwi; Jafri, Fauzan
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2016): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.104 KB) | DOI: 10.33373/pythagoras.v5i2.471

Abstract

Abstrak. Berdasarkan observasi, proses pembelajaran yang diterapkan guru di SMP Negeri 4 Batam masih kurang optimal dalam meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa, sehingga masih terbilang rendah. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode ICI terhadap peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu, desain penelitian menggunakan model non-equivalent control group design Metode pengumpulan data dan instrumen penelitian yang digunakan adalah test dalam bentuk uraian yaitu pretest dan posttest. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Batam yang terdiri 9 kelas, dengan teknik pengambilan sampel Purposive Sampling dipilih kelas VIII B sebagai kelas eksperimen menggunakan metode ICI dan kelas VIII C sebagai kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa Terdapat perbedaan pengaruh Metode ICI dengan pembelajaran konvensional terhadap peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Batam tahun pelajaran 2015/2016. Hal tersebut dapat dilihat dari rata-rata hasil posttest kelas eksperimen yaitu 18,00 sedangkan kelas kontrol yaitu 14,36 dari skor ideal 24. Sedangkan untuk rata-rata nilai indeks gain kelas eksperimen yaitu 0,45 sedangkan rata-rata nilai indeks gain kelas kontrol yaitu 0,32 dari skor ideal 1,00 dengan kualitas peningkatannya berada pada interpretasi sedang. Dari hasil penelitian, dapat ditarik kesimpulan bahwa metode ICI memberikan pengaruh dalam meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa.Kata kunci: Interactive Conceptual Instruction, Pembelajaran Konvensional, Kemampuan Komunikasi MatematisAbstract. Based on the observation, the learning process which is implemented by teacher at SMPN 4 Batam were still less optimal in improving students’ mathematical communication ability, so that, it was still low.  The purpose of this research was to know the influence of ICI method toward the improvement of students' mathematical communication ability. This research was an Quasi Experimental research. The design of  research used Non-Equivalent Control Group Design. The method of collecting data and the instrument of the research was test. The test was formed an essay from pretest and posttest.  The population of this research was all of students at VIII grade in SMPN 4 Batam which consisted 9 classes.  The technique of colleting sample was puprosive sampling. It was choosen from class VIII B as experimental class which used ici method and class VIII C as control class which used conventional study. Based on data analysis result, it found that There is a difference of influence in ICI method with conventional study toward the improvement of students’ mathematical communication ability at VIII grade of SMPN 4 Batam in academic year 2015/2016. It was seen from the mean of posttest in experimental class was 18,00 and control class was 14,36 from ideal score 24. The mean of indeks gain value in experimental class was 0.45 and the mean of indeks gain value in control class was 0.32 from ideal score 1,00 with the quality of improvement was in average interpretation. From the result of the research, it could be concluded that ICI method gave influence in improving Students’ mathematical communication ability .Keywords: Interactive Conceptual Instruction, Conventional Learning, Mathematical Communication Ability.
PENERAPAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATIC EDUCATION (RME) BERBASIS LKS DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP BAPTIS BATAM TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Putra, Jaya Dwi; Sibarani, Pitta Armita
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2015): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.217 KB) | DOI: 10.33373/pythagoras.v4i1.566

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa pada pokok bahasan bangun ruang di kelas VIII SMP Baptis Batam Tahun Pelajaran 2013/4014.           Sampel penelitian adalah kelas VIIIa terdiri dari 24 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIIb terdiri dari 24 siswa sebagai kelas kontrol. Hasil validitas tiap item soal dengan rxy rtabel dan reliabilitasnya dengan rhitung ≥ rtabel (0.0552 ≥ 0,404), serta hasil analisis uji hipotesis dengan nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 89,7 dan nilai rata-rata kelas kontrol adalah 64,6 serta hasil perhitungan diperoleh nilai thitung = 14.07 dikelas eksperimen dan thitung = -14.03 kelas kontrol dan ttabel = 1,711 disini dapat dilihat bahwa pendekatan RME lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Hasil perhitungan uji t diperoleh nilai thitung = 18,00 dan ttabel pada taraf nyata α = 0,05 dan derajat kebebasan = 46 adalah 2,015. Dapat dilihat bahwa ttabel thitung maka H0 ditolak dan Ha diterima, ini berarti peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang mengikuti pembelajaran pendekatan RME di kelas eksperimen lebih meningkat dari siswa kelas kontrol. Dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan RME dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa SMP Baptis kelas VIII Batam. Kata Kunci: Pendekatan RME, Kemampuan Komunikasi Matematis, KubusAbstractThis study aims to investigate the improvement of students' mathematical communication skills on the subject of geometry in class VIII SMP Baptist Batam academic year 2013/4014.Samples were VIIIA class consists of 24 students as experimental class and VIIIB class consists of 24 students as the control class. The results about the validity of each item rxy rtabel and reliability with rhitung ≥ rtabel (0.0552 ≥ 0.404), as well as the results of the analysis of hypothesis testing with the average value of the experimental class was 89.7 and the average value of the control class is 64.6 and the results obtained by calculating the value of t = 14:07 experimental class and t = -14.03 control class and table = 1.711 can be seen here that the RME approach is more effective to improve students' mathematical communication. T test calculation results obtained value of t = 18.00 and TTable the real level α = 0.05 and degrees of freedom = 46 is 2.015. It can be seen that ttable tcount then H0 is rejected and Ha is received, this means an increase in mathematical communication skills of students who take the RME approach learning in the classroom experimentation increases from control class. It can be concluded that the application of the RME approach can improve students' mathematical communication skills Baptist junior class VIII Batam. Keywords: RME Approach, Communication Ability Mathematically, Cube
PENERAPAN ACCELERATED LEARNING DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Putra, Jaya Dwi
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2014): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.826 KB) | DOI: 10.33373/pythagoras.v3i2.591

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian dengan desain pretest-posttest experiment group design, yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan accelerated learning  terhadap peningkatan kemampuan penalaran dan komunikasi matematis siswa SMP. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Negeri 1 Kecamatan Harau, dan pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan teknik purposive  sampling, yaitu dengan memilih siswa kelas VIII sebanyak dua kelas sebagai sampel. Penelitian ini terdiri dari dua kelompok pembelajaran, yaitu pembelajaran accelerated learning dan pembelajaran konvensional. Setiap kelompok terdiri dari 28 siswa yang terbagi berdasarkan kategori Kemampuan Awal Matematis (KAM), yaitu kategori KAM tinggi, sedang dan rendah di kelasnya. Untuk mendapatkan data hasil penelitian digunakan instrumen berupa tes kemampuan penalaran dan komunikasi matematis, angket, observasi dan wawancara. Dalam perhitungan ujicoba instrumen diggunakan program Anates dan perhitungan statistik dengan menggunakan SPSS 17. Perbedaan rataan peningkatan kemampuan penalaran dan komunikasi matematis berdasarkan keseluruhan siswa ditentukan dengan menggunakan uji-t. Perbedaan rataan peningkatan kemampuan penalaran dan komunikasi matematis berdasarkan kategori KAM ditentukan dengan menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian ini adalah 1) peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa yang mendapat pembelajaran accelerated learning lebih baik daripada siswa yang mendapat pembelajaran konvensional ditinjau berdasarkan keseluruhan siswa serta kategori KAM sedang dan rendah, sedangkan pada kategori KAM tinggi tidak terdapat perbedaan yang signifikan ; 2) peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapat pembelajaran accelerated learning lebih baik daripada siswa yang mendapat pembelajaran konvensional ditinjau berdasarkan keseluruhan siswa serta kategori KAM sedang, sedangkan pada kategori KAM tinggi dan rendah tidak terdapat perbedaan yang signifikan.  Kata kunci: pembelajaran Accelerated Learning, kemampuan awal matematis, kemampuan penalaran matematis, kemampuan komunikasi matematis.
LEARNING CYCLE 5E DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DAN SELF-REGULATED LEARNING MATEMATIKA Putra, Jaya Dwi
PRISMA Vol 6, No 1 (2017): Jurnal PRISMA Volume VI, No 1 tahun 2017
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v6i1.27

Abstract

Model Learning Cycle 5E (LC 5E) berlandaskan pada pendekatan konstruktivisme, yang memasukan keterampilan berpikir tingkat tinggi, merangsang siswa untuk melakukan eksplorasi, menemukan dan memperoleh pengalaman. Model LC 5E juga memfasilitasi proses pembelajaran dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar secara bermakna. Tujuan pembelajaran matematika di antaranya adalah meningkatkan kemampuan komunikasi matematis serta Self-Regulated Learning  (SRL) matematika siswa. Kemampuan komunikasi matematis siswa diharapkan dapat meningkat melalui pembelajaran LC 5E yaitu, pada tahap explanation siswa dituntut untuk menjelaskan ide yang telah mereka peroleh berdasarkan hasil kegiatan exploration. Tahap elaboration  siswa difasilitasi untuk mengaplikasikan ide dan gagasannya dalam menyelesaikan soal. SRL matematika siswa diharapkan dapat dikembangkan melalui pembelajaran LC 5E, yaitu pada tahap exploration siswa belajar bekerja sama dalam kelompok untuk mempelajari suatu topik serta pada tahap evaluation, siswa mengevaluasi hasil belajar dan mengevaluasi apa yang telah mereka pelajari dalam proses pembelajaran yang telah dilaksanakan. Kata Kunci: Learning Cycle 5E, Konstruktivisme, Kemampuan Komunikasi Matematis, Self-Regulated Learning
Integration of Principles of Education for Sustainable Development in Mathematics Learning to Improve Student's Mathematical Problem Solving Ability Putra, Jaya Dwi; Suryadi, Didi; Juandi, Dadang
IndoMath: Indonesia Mathematics Education Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/indomath.v5i1.20

Abstract

This study aims to examine the differences in the improvement of mathematical problem solving ability between students who receive the jigsaw cooperative learning type based on education for sustainable development and students who receive conventional learning. This study is a quasi-experimental study with a non-equivalent control group design. The population in this study were students of grade 2 at one of the state high schools. The sample consisted of two classes which were selected by random sampling. The instrument used is a mathematical problem solving ability test. Based on the data analysis, it is concluded that the improvement students mathematical problem solving ability who received the jigsaw type of cooperative learning based on education for sustainable development was better than students who received conventional learning.
PENERAPAN DIFFERENTIATED INSTRUCTION TERHADAP KEMAMPUAN SISWA DALAM BELAJAR MATEMATIKA Nurcahyono, Novi Andri; Putra, Jaya Dwi
Journal of Authentic Research on Mathematics Education (JARME) Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Matematika, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jarme.v5i2.5818

Abstract

Setiap siswa memiliki karakteristik yang unik dalam hal kesiapan belajar, minat, dan profil belajar. Untuk itu, dalam proses pembelajaran tidak dapat semua disamaratakan berdasarkan perbedaan–perbedaan tersebut potensi masing-masing siswa dapat berkembang secara optimal. Differentiated Instruction merupakan salah satu pendekatan yang dapat digunkan untuk memperhatikan perbedaan-perbedaan tersebut dalam merancang pembelajaran. Oleh karena itu, perlu dilihat kemampuan apa saja yang dapat dikembangkan melalui pendekatan tersebut. Penelitian ini merupakan studi pustaka terhadap artikel-artikel terkait dengan penerapan pendekatan Differentiated Instruction dan kemampuan siswa yang dapat dikembangkan. Selanjutnya hasil temuan dianalisis untuk melihat kemampuan apa saja yang dapat dikembangkan melalui pendekatan ini. Ditemukan bahwa kemampuan siswa yang dapat dikembangkan melaui pendekatan ini adalah berpikir kreatif, pemahaman konsep, pemecahan masalah, penalaran matematis, dan koneksi matematis.  
PELATIHAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA YANG MUDAH DAN MENYENANGKAN BAGI GURU MENTAL ARITMATIKA ASMA BATAM Hanggara, Yudhi; Amelia, Fitrah; Gusmania, Yesi; Ismarti, Ismarti; Putra, Jaya Dwi
MINDA BAHARU Vol 7, No 2 (2023): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v7i2.5681

Abstract

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah menghadirkan berbagai inovasi dalam metode pengajaran matematika. Teknologi membuka pintu untuk pembelajaran yang lebih mudah dan menyenangkan, yang dapat meningkatkan minat serta pemahaman siswa terhadap matematika. Faktanya, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran masih belum dilakukan oleh sebagian besar guru. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman terkait pemanfaatan teknologi sebagai media yang dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah guru Mental Aritmatika ASMA Batam. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam tiga tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Secara keseluruahan kegiatan pengabdian ini berjalan dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari antusias peserta selama mengikuti kegiatan dan hasil evaluasi yang diberikan setelah berakhirnya kegiatan. Berdasarkan hasil evaluasi secara keseluruhan peserta kegiatan merasa puas dengan pelaksanaan pengabdian ini dengan persentase kepuasan adalah 76,9% mengatakan sangat puas dan 21,1% puas.
ANALISIS KETERKAITAN FILOSOFI PENDIDIKAN JOHN DEWEY DENGAN PRINSIP DAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI INDONESIA Mahmud, Mahmud -; Tarwiyani, Tri -; Zulkifli, Zulkifli -; Putra, Jaya Dwi; Hasibuan, Agus Saleh; Masakim, Andi; Badarudin, Badarudin; Dewi, Kezia Eka Sari; Kusmawan, Edi; Setiyohadi, Imam
JURNAL DIMENSI Vol 13, No 3 (2024): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2024)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/dms.v13i3.6903

Abstract

Artikel ini berisi tentang analisis keterkaitan antara konsep filosopi pendidikan John Dewey dengan prinsip dan implementasi kurikulum Merdeka yang diterapkan saat ini dalam pendidikan di Indonesia. Jhon Dewey memberikan dukungan pada pendidikan yang demokratis, di mana setiap manusia secara individu memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki. Hal ini sejalan dengan konsep kurikulum Merdeka yang juga menawarkan kemerdekaan dan keleluasaan kepada lembaga pendidikan untuk mengekplorasi potensi peserta didiknya secara maksimal dengan menyesuaikan minat, bakat serta kecendrungan masing-masing peserta didik. Pemikiran-pemikiran yang dipandang saling terkait tersebut menjadi latar belakang untuk menggali kebih dalam dan menyusunnya dalam sebuah karya tulis berupa artikel. Artikel ini menggunakan metode tinjauan pustaka yang hasilnya dijelaskan secara deskriptif berdasarkan pengolahan data yang mencakup filosofi Pendidikan John Dewey dan data terkait prinsip dan implementasi Kurikulum Merdeka. .Hasilnya menunjukkan bahwa keterkaitan filosofi pendidikan John Dewey dengan Kurikulum Merdeka dapat dilihat pada visi bersama untuk menciptakan pendidikan yang merangsang, relevan, inklusif, dan mendorong peserta didik menjadi individu yang lebih mandiri dan warga negara yang bertanggung jawab dalam masyarakat yang demokratis..