Pembelajaran matriks di sekolah menengah masih menghadapi kendala karena penyajiannya yang cenderung abstrak dan berfokus pada prosedur, sehingga siswa kesulitan memahami konsep secara mendalam. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kebutuhan penerapan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) untuk meningkatkan pemahaman konsep matriks pada siswa kelas XI SMA Negeri 12 Medan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi pembelajaran dan penelaahan dokumen pendukung, kemudian dianalisis berdasarkan teori dan temuan penelitian terkait RME. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran belum memanfaatkan konteks nyata, tidak menggunakan model konkret, dan kurang memberi ruang eksplorasi, diskusi, serta refleksi. Kondisi ini membuat pemahaman siswa bersifat mekanis dan lemah dalam menyelesaikan masalah kontekstual. Kajian literatur memperkuat bahwa RME mampu membangun pemahaman konseptual melalui konteks autentik, representasi visual, proses matematisasi bertahap, dan interaksi kelas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan RME merupakan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matriks dan mendukung pemahaman siswa secara bermakna.Kata Kunci: Realistic Mathematics Education; matriks; pemahaman konsep; pembelajaran kontekstual.
Copyrights © 2026