Kedelai (Glycine max (L.) Merril) merupakan tanaman dengan kandungan nutrisi yang tinggi, tapi produktivitas kedelai cukup rendah, hal ini disebabkan oleh serangan penyakit Antraknosa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan tanaman melalui induksi mutasi sodium azide. Percobaan dilakukan pada Februari 2021 - Juli 2022 di Greenhouse Jl. Prajurit Syakur, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi. Percobaan ini dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu; Perendaman benih kedelai varietas Wilis dan Grobogan dengan larutan sodium azide pada konsentrasi 0mM dan 0,663mM, Penanaman benih kedelai hasil induksi mutasi, Inokulasi Antraknosa, dan Pengamatan ketahanan tanaman. Data yang didapatkan dianalisis dengan menggunakan data deskriptif. Induksi mutasi sodium azide pada 0,663mM dapat meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit Antraknosa. Ketahanan tanaman dilihat dari persentase tingkat keparahan penyakit. Terdapat 2 kriteria tingkat keparahan penyakit yaitu Moderate (Wilis dan Grobogan 0mM, Grobogan 0,663mM) dan Resisten (Wilis 0,663mM).
Copyrights © 2025