Perkembangan teknologi digital yang pesat membawa dampak signifikan dalam kehidupan pelajar sekolah dasar, khususnya terkait etika dan keamanan dalam penggunaan teknologi. Rendahnya pemahaman siswa terhadap etika digital dan keamanan berpotensi menimbulkan berbagai risiko negatif di ruang digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar mengenai pentingnya etika digital dan keamanan dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif sederhana melalui kegiatan sosialisasi. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri Biringkaloro, Kabupaten Gowa, dengan subjek siswa kelas V. Instrumen yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi angket penilaian awal dan lembar observasi. Angket digunakan untuk mengukur tingkat pemahaman dan kesadaran siswa terhadap etika dan keamanan digital, sedangkan observasi digunakan untuk mengamati perilaku siswa dalam penggunaan teknologi dan interaksi selama kegiatan berlangsung. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase hasil angket serta didukung oleh analisis deskriptif kualitatif dari hasil observasi dan respons siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memberikan respons positif dan menunjukkan antusiasme tinggi selama sosialisasi berlangsung. Siswa menjadi lebih memahami pentingnya bersikap sopan dalam komunikasi digital, menjaga privasi data pribadi, serta menggunakan teknologi secara bijak dan aman. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi etika digital dan keamanan dinilai efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa sekolah dasar, serta perlu dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya penguatan literasi digital dan pembentukan karakter pelajar di era digital.
Copyrights © 2026