Mahasiswa baru sedang berada dalam fase transisi dari jenjang SMA menuju pendidikan tinggi, selain itu ada pula yang mengalami transisi dari daerah asal ke daerah lainnya untuk kuliah atau bisa disebut merantau. Mahasiswa baru yang merantau cenderung mengalami kecemasan sosial karena harus beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-compassion dan kecemasan sosial di kalangan mahasiswa baru dari daerah luar Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional terhadap 97 mahasiswa baru rantau luar Jawa Timur angkatan 2025 di Fakultas Psikologi Universitas Negeri Surabaya yang dipilih melalui teknik cluster sampling. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah Self-Compassion Scale (SCS) dan Social Anxiety Scale for Adolescence (SAS-A). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson’s Product Moment. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif dan signifikan antara self-compassion dan kecemasan sosial pada mahasiswa baru rantau (r = -0,494; p = 0,000) dengan kategori korelasi cukup kuat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa self-compassion berperan dalam mengurangi kecemasan sosial di kalangan mahasiswa baru rantau. Semakin tinggi tingkat self-compassion yang dimiliki, maka semakin rendah tingkat kecemasan sosial mereka. Oleh karena itu, penguatan self-compassion sebaiknya dipertimbangkan sebagai langkah untuk mendukung penyesuaian psikologis di lingkungan perguruan tinggi. Abstract New students are in a transition phase from high school to higher education, and some are also experiencing a transition from their hometown to another area to attend college, or what is known as migrating. New students who migrate tend to experience social anxiety because they have to adapt to a new environment. This study aims to determine the relationship between self-compassion and social anxiety among new students from outside East Java. This study used a correlational quantitative method on 97 new students from outside East Java in the 2025 cohort at the Faculty of Psychology, Surabaya State University, who were selected using cluster sampling. The data collection instruments used were the Self-Compassion Scale (SCS) and the Social Anxiety Scale for Adolescence (SAS-A). Data analysis was performed using Pearson's Product Moment correlation test. The results of the analysis show that there is a negative and significant relationship between self-compassion and social anxiety among new students from outside East Java (r = -0.494; p =0.000) with a fairly strong correlation category. The results of this study indicate that self-compassion plays a role in reducing social anxiety among new students from outside the city. The higher the level of self-compassion, the lower their level of social anxiety. Therefore, strengthening self-compassion should be considered as a measure to support psychological adjustment in a college environment.
Copyrights © 2026