Urgensi penelitian ini karena masih terbatasnya bahan ajar digital interaktif pada mata pelajaran Akuntansi Keuangan, sehingga pengembangan e-modul berbasis Sigil diperlukan untuk meningkatkan kemandirian belajar, pemahaman materi, dan minat belajar siswa di SMKN 1 Kemlagi Mojokerto. Bahan ajar merupakan elemen yang esensial dalam menunjang efektivitas kegiatan pembelajaran. Di era teknologi yang sangat maju ini, bahan ajar telah mengalami perkembangan yang pesat. Dari yang berbentuk cetak / konvensional menjadi bahan ajar berbasis digital yang dapat diakses dengan mudah oleh peserta didik, baik disekolah maupun diluar sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang produk pembelajaran, mengevaluasi kelayakannya, serta menganalisis respon peserta didik terhadap penggunaan E-Modul berbasis Sigil pada mata pelajaran Akuntansi Keuangan di SMK Negeri 1 Kemlagi Mojokerto. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE, yang terbagi ke dalam beberapa tahap yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Adapun subjek penelitian melibatkan 30 siswa dari kelas XI Akuntansi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian terdiri atas validasi oleh ahli materi, ahli grafik, ahli bahasa, serta angket respon peserta didik lembar survei yang terdiri dari angket terbuka dan angket tertutup. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk mengolah saran para ahli dan deskriptif kuantitatif menggunakan skala Likert serta skala Guttman dengan perhitungan persentase guna menentukan tingkat kelayakan dan pemahaman peserta didik terhadap e-modul yang dikembangkan Berdasarkan hasil penelitian, E-Modul tersebut memperoleh skor validasi materi sebesar 86%, validasi grafik sebesar 91%, validasi bahasa sebesar 86%, dan respon peserta didik mencapai 97%. Dengan demikian, E-Modul berbasis Sigil tersebut tergolong sangat layak dan dapat diterapkan sebagai bahan ajar di kelas.
Copyrights © 2026