Latar Belakang: Profil Kesehatan Provinsi DIY tahun (2021), menyebutkan bahwa capaian deteksi dini kanker payudara terendah berada di Kabupaten Bantul (0,4%) disusul Kabupaten Kulon Progo (0,7%), Kabupaten Gunung Kidul (2,1%), Kabupaten Sleman (3,0%) dan yang terbanyak di Kota Yogyakarta (8,1%) Kanker payudara sangat berbahaya dan harus diwaspadai sejak dini.Tujuan Untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan melalui media audio visual tentang deteksi dini kanker payudara terhadap motivasi dalam melakukan SADARI di SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Tujuan: Untuk mengetahui efektifitas pendidikan kesehatan melalui audio visual tentang deteksi dini kanker payudara terhadap motivasi dalam melakukan sadar. Metode: penelitian Kuantitatif menggunakan Metode Penelitian Pre- Eksperimen dengan desain One- Group Pretest-Posttes Design. Populasi dalam penelitian ini 152 orang. Teknik pengambilan sampel adalah random sampling. Besar sampel yang didapatkan adalah 50 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Analisa univariat disajikan dalam distribusi frekuensi, bivariat menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil: Sebagian besar remaja memiliki motivasi melakukan sadari sebelum diberikan pendidikan kesehatan dalam kategori sedang sejumlah 35 orang (70%), sebagian besar remaja memiliki motivasi melakukan sadari setelah diberikan pendidikan kesehatan dalam kategori sedang sejumlah 40 orang (80%) Analisa bivariat menunjukkan nilai signifikan p value 0,000<α, artinya Ha tidak diterima, maka pendidikan kesehatan dengan media audio visual efektif untuk meningkatkan motivasi dalam melakukan SADARI. Kesimpulan: pendidikan kesehatan dengan media audio visual efektif untuk meningkatkan motivasi dalam melakukan SADARI
Copyrights © 2026