Kecemasan merupakan kondisi emosional yang sering dialami remaja akibat tekanan dari lingkungan sekolah, sosial, dan tuntutan akademik. Jika tidak ditangani, kecemasan dapat berdampak negatif terhadap kesehatan mental, konsentrasi belajar, dan hubungan sosial. Salah satu metode nonfarmakologis untuk menurunkan kecemasan adalah teknik Butterfly Hug dan Deep Breathing, yang memberikan efek relaksasi melalui stimulasi tubuh dan pengaturan pernapasan. Penelitian ini: bertujuan untuk mengetahui pengaruh Butterfly Hug dan Deep Breathing terhadap tingkat kecemasan pada remaja di SMP Negeri 3 Pagelaran. Metode: Penelitian ini menggunakan Metode yang digunakan adalah Quasi Eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 42 responden kelas IX yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) untuk mengukur tingkat kecemasan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan sebelum intervensi sebagian besar responden mengalami kecemasan ringan hingga sedang. Setelah diberikan teknik Butterfly Hug dan Deep Breathing, 28,6% tidak mengalami kecemasan dan 50% mengalami kecemasan ringan. Hasil uji Wilcoxon Signed-Rank Test memperoleh nilai Z = -4,574 dengan p = 0,000 (p < 0,05), menunjukkan adanya pengaruh signifikan. Kesimpulan: dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan antara penerapan teknik Butterfly Hug dan Deep Breathing terhadap penurunan tingkat kecemasan pada remaja di SMP Negeri 3 Pagelaran. Kedua teknik ini efektif, mudah diterapkan, dan dapat digunakan sebagai intervensi nonfarmakologis untuk mengurangi kecemasan pada remaja.
Copyrights © 2026