Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi dan makna pada puisi rakyat Lampung Nyapou. Metode yang digunakan ialah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi dokumen terhadap naskah Nyapou serta literatur terkait tradisi lisan Lampung. Analisis data dilakukan dengan pendekatan hermeneutik Paul Ricoeur untuk menafsirkan pesan-pesan budaya, nilai moral, dan simbol-simbol adat yang terdapat dalam syair Nyapou. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nyapou memiliki tiga fungsi utama. Pertama, Nyapou berfungsi sebagai identitas kelompok yang ditandai dengan penyebutan tokoh atau marga adat sebagai penanda jati diri komunitas. Kedua, Nyapou berfungsi sebagai sarana penghormatan terhadap tamu yang hadir dalam upacara adat, karena secara hakikat Nyapou bermakna menyapa dengan penuh tata krama. Ketiga, Nyapou berfungsi sebagai sarana pendidikan informal yang memuat nilai tanggung jawab, kepedulian, kemandirian, dan keberanian. Dengan demikian penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat kajian sastra lisan Lampung dan menyediakan dasar teoretis, praktis-pedagogis, serta kebijakan bagi integrasi Nyapou dalam pembelajaran dan pelestarian budaya Lampung.
Copyrights © 2026