Solidaritas sosial menjadi isu penting dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya pada kelompok masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan ekonomi dan akses terhadap kebutuhan dasar. Permasalahan yang diangkat dalam kegiatan ini adalah rendahnya kesejahteraan sebagian masyarakat serta perlunya penguatan hubungan sosial melalui aksi nyata kepedulian bersama. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat solidaritas sosial sekaligus membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat melalui kegiatan berbagi sembako dan pakaian layak pakai. Metode yang digunakan adalah pendekatan pemberdayaan masyarakat berbasis aset, yang menekankan pada pemanfaatan potensi sosial, budaya, dan jaringan yang dimiliki masyarakat, serta dilengkapi dengan analisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman untuk melihat kondisi internal dan eksternal program. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif dengan melibatkan mahasiswa, dosen, perangkat desa, dan masyarakat setempat melalui tahapan perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa bantuan tersalurkan dengan tepat sasaran dan mampu meningkatkan interaksi sosial, rasa kebersamaan, empati, serta kepercayaan antara mahasiswa dan masyarakat. Selain memberikan manfaat langsung bagi penerima, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa dalam menumbuhkan tanggung jawab sosial. Kesimpulannya, kegiatan berbagi sembako dan pakaian layak pakai efektif sebagai upaya penguatan solidaritas sosial yang berkelanjutan serta mampu mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat.
Copyrights © 2025